X
Menu
X

Turnamen Futsal INDOBARCA CUP II

Turnamen Futsal INDOBARCA CUP II

BALIKPAPAN (11/08/17)

Futsal, saat mendengar salah satu olahraga tersebut, pastilah terbayang dipikiran kita yakni permainan sepak bola versi lapangan kecil yang dimainkan secara tim yang terdiri dari lima orang yang isinya perpaduan antara kerjasama dan skill dari masing-masing pemainnya. Tak dapat dipungkiri, dewasa ini futsal merupakan olahraga yang sangat digemari para pecinta sepak bola khususnya para pria. Tidak hanya pria, kini sudah mulai banyak tim-tim futsal yang berisikan anggotanya para wanita. Tentu saja, saat kita bicara sepak bola, pastilah kita tahu bagaimana besarnya euphoria dan atmosfer para penggilanya. Sampai-sampai gender pun sudah tidak menjadi batasan lagi bagi para pecintanya. Beberapa tahun belakangan ini, tak sedikit tunamen-turnamen diadakan guna memperlihatkan kualitas tim dari tim-tim lokal yang ada. Ditambah dengan lahirnya tim-tim futsal besutan dari komunitas fans club eropa maupun dari individual tertentu, sangatlah baik jika mereka dipertemukan dalam satu lapangan yang dibungkus atas nama turnamen. Atas dasar itulah, kami INDOBARCA CHAPTER BALIKPAPAN mengadakan turnamen futsal yang bertajuk “INDOBARCA CUP II”.

Eko Purnomo atau kerap yang kami panggil “ipung” adalah orang yang menggagas diadakannya tunamen ‘INDOBARCA CUP II’. Salah satu pengurus kami di divisi futsal sekaligus pemain futsal andalan kami yang sudah memiliki jam terbang tinggi, yakin bahwa turnamen kali ini layak diadakan karena akan mampu menarik banyak antusias. “Ditambah tahun ini belum ada lagi turnamen futsal lokal diadakan”, ujar Ipung. Tak lama kemudian, gagasan Ipung pun langsung mendapat respon “sip itu pung, ayo jalankan”, begitulah sautan dari koorchap kami karman Jabir. Atas gagasan tersebut, kami semua dari pengurus INDOBARCA CHAPTER BALIKPAPAN akhirnya berangkat untuk mewujudkan turnamen “INDOBARCA CUP II”. Dalam turnamen ini, kami akan mempertemukan tim dari masing-masing fans club eropa untuk bertanding.

30 Juni 2017, tepatnya hari jum’at malam kami memulai rapat kepanitian yang dipimpim oleh koorchap kami. Banyak hal yang kami bahas, mulai dari perencanaan turnamen, sistem permainan, anggaran biaya, pembagian tugas dan lain sebagainya. Selama proses berjalan, tak jarang kami sesama pengurus timbul gesekan karena adanya perbedaan opini. Namun hal tersebut tak lantas membuat kami ribut berkepanjangan, karena kami sadar perbedaan opini merupakan hal yang wajar dan merupakan bumbu dalam bermusyawarah. Setelah proses yang panjang dan memakan waktu berhari-hari, akhirnya tercetuslah turnamen bertajuk INDOBARCA CUP II dilaksanakan selama tiga hari terhitung dari 4 – 6 Agustus 2017. Kami pun sepakat untuk bergerak dan bekerja sesuai dengan pembagian tugas yang telah disepakati.

Proses demi proses kami lalui, hambatan pun hilir mudik melintas. Mulai dari pencarian sponsorship, jam lapangan yang saling berbeturan dan banyak lainnya. Alhamdulilah, semua itu dapat kami lalui dan tepat di hari jum’at 4 Agustus 2017 turnamen INDOBARCA CUP II pun berlangsung. Ada 20 tim yang bertanding dalam turnamen ini. Di hari pertama, 16 tim bertanding dan pertandingan awal dimulai pada pukul 16.00 WITA dimana pertandingan ini mempertemukan antara BLUESTROOPS (Chealsea) melawan RCI (Romanisti Club Indonesia). Pertandingan berlangsung sangat sengit. Masing-masing memperlihatkan kekompakan tim serta skill dari masing-masing pemain. Di hari itu, pertandingan ditutup dengan pertemuan antara MCSCI (Manchester City) melawan UIB (United Indonesia Balikpapan) dengan skor 2-6 yang dimenangkan oleh UIB.

Di hari kedua, tepatnya sabtu 5 Agustus 2017 pertandingan dimulai pukul 13.00 WITA yang mempertemukan antara INDOBARCA (A) melawan Milanisti (B). tak jauh beda dengan hari sebelumnya, di hari kedua pertandingan berjalan lancer hingga selesai. Di hari terakhir, 6 Agustus 2017 laga semakin memanas karena mulai memasuki partai final. Pembukaan pertandingan diawali antara CISC (Chealsea) bertemu dengan MCI (Manchester City) dengan hasil kemenangan bagi CISC dan mereka berhak melaju ke final. Pertandingan selanjutnya mempertemukan antara Milanisti melawan BIGREDS (Liverpool) guna memperebutkan posisi di final.
Sore itu pertandingan sangat sengit. Keunggulan sementara 2-1 BIGREDS atas Milanisti tak membuat mereka menurunkan serangan. Melihat timnya (Milanisti) tertinggal, para supporternya pun mulai memberikan semangat. Chan mulai dinyanyikan, tabuh drum mulai dimainkan membuat pertandingan semakin seru. Seluruh pecinta sepakbola pasti mengakui bahwa supporter adalah pemain ke-12 bagi tim. Hal itupun terbukti, semangat yang dikobarkan oleh pendukung Milanisti pun membuahkan hasil. Tak lama setelah babak kedua dimainkan, kedudukan pun mulai imbang dengan skor 2-2. Sorak-sorak makin kencang saat timnya mulai bangkit. Hasil akhir, Milanisti memenangkan pertandingan dengan skor 5-3 atas BIGREDS.

Pada partai final, CISC berhadapan dengan Milanisti. Bang Yogi selaku koorchap Milanisti pun mulai bersuara dengan mengatakan “kami pasti menang”, begitu ujarnya. Pertandingan yang dimulai dengan tiupan peluit wasit sekitar pukul 19.15 WITA ini pun mulai memecahkan keheningan lapangan. Saling lempar chan dan yel-yel pun berlangsung. Koorchap kami Karman Jabir pun mulai memaikan vocalnya dengan microphone sebagai moderator. Sesekali candaan ia lemparkan agar dapat membuat pertandingan tetap kondusif, karena tak dapat dipungkiri panasnya atmosfer pertandingan final ini. Jual beli serangan antar tim pun terjadi. Strategi antar tim pun dipertontonkan. Sesekali keributan antar pemain pun terjadi, namun untungnya semua dapat dikendalikan oleh wasit. Gol pembuka dari CISC pun membuat Milanisti terkejut. Di saat yang bersamaan, suara gemuruh pendukung Milanisti pun semakin terdengar. Semangat yang terlontar melalui chan mereka pun dinyanyikan.
Lima menit kemudian, gol dari Milanisti pun merubah keadaan menjadi imbang 1-1. Suasana lapangan semakin memanas, moderator pun saling menyemangati kedua tim. Sebelum peluit babak pertama ditiup, Milanisti membuat kejutan dengan mencetak gol keduanya. Babak pertama pun ditutup dengan skor sementara 2-1 untuk kemenangan Milanisti. Peluit babak kedua pun ditiup tanda pertandingan dilanjutkan. Pertarungan sengit antar tim ditambah gemuruh suara pendukung masing-masing pun makin membuat pertandingan di malam itu semakin pecah. Di menit ketujuh, CISC pun menyamakan skor menjadi 2 sama. Persaingan ketat semakin terasa saat itu. Tendangan demi tendangan saling dilepaskan pemain, dengan harapan dapat menjebol gawang lawing. Dua menit sebelum pertandingan, Milanisti akhirnya mencetak gol ketiganya. Kedudukan berubah menjadi 3-2. Merasa tertinggal CISC pun menaikkan tempo permainan, namun sayang usaha mereka harus terhenti saat wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan telah selesai.

Pada turnamen kali ini, Milanisti berhasil menjadi juara I. Hasil kerja keras mereka, ditambah dengan suntikan semangat dari supporternya tak lelah menyemangati timnya berbuah manis. Ramadan selaku official tim Milanisti pun tak dapat menyembunyikan ekspresikan dengan berteriak “FORZAAA MILANNN”. Ya, malam itu bisa dikatakan malam kemenangan bagi Milanisti. Hasil pertandingan turnamen INDOBARCA CUP II adalah sebagai berikut ; juara pertama diraih oleh Milanisti, disusul runner up oleh CISC dan untuk juara III dan IV diraih oleh UIB dan BIGREDS. Penutupan turnamen ditutup dengan ceremonial penyerahan piagam dan trofi kepada seluruh juara.

Sebagai panitia pelaksana, kami merasa puas dan bangga atas kelancaran serta keberhasilan turnamen kami ini. Menurut kabar yang kami dengar, dari seluruh chapter INDOBARCA se-Indonesia baru kami lah INDOBARCA CHAPTER BALIKPAPAN yang mampu melaksanakan kegiatan turnamen antar fans club. “Bisa dikatakan momentum ini poin lebih bagi kita”, begitu ujar salah satu divisi IT kami. Tak sedikit fans club mengharapkan di tahun berikutnya kami dapat melaksanakan turnamen seperti ini lagi. Harapan kami pun, semoga dapat mengulang keberhasilan ini kembali.

pihak yang menanyakan, “apasih kunci keberhasilan kalian?”. Jawaban epik pun terlontar dari koorchap kami “rahasianya adalah kerjasama tim panitia dan saya memiliki panitia yang luar biasa. Semua panitia disini hebat, tidak hanya satu atau dua orang tapi semua. Jangan malas, dan harus mau saling back up tugas panitia lain. Karena beberapa dari kami ada yang sambil kerja selama turnamen berlangsung. Pokoknya tanggung jawab aja sama apa yang sudah direncanakan. Karena proses tak pernah mengkhianati hasil”.

Turnamen yang kami adakan kali ini selain untuk bertanding, juga menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh fans club bola yang ada di Balikpapan. “Jarang-jarang lho semua fans club bisa kumpul kaya gini” , kata Dhana selaku sekertaris INDOBARCA CHAPTER BALIKPAPAN. Besar pula harapan kami untuk memajukan futsal di Balikpapan agar dapat bersaing dengan kota-kota lain yang sudah mendahului kami. Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak untuk semua fans club yang sudah berpartisipasi dalam event ini, semoga kita bisa buat event yang lebih besar lagi . Sebagai penutup, kami akhiri dengan semboyan khas kami “Mes que un comunitat, som els familia. Bukan sekedar komunitas, kita adalah keluarga”.

Share

Dimas Rifki

 

You Might Also Liked

Selamat Ulang Tahun Yang Ke-4 IndoBarça Chapter Balikpapan Baksos peduli sesama Chapter Balikpapan

2 thoughts on “Turnamen Futsal INDOBARCA CUP II

febri says:

Keren Indobarca Chapter Balikpapan sukses terus buat event event selanjutnya !!

karman says:

semangat terus dan kompak selalu

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip