X
Menu
X

Mario Kemes: “Saya Indobarca, Kita Indobarca”.

Mario Kemes: “Saya Indobarca, Kita Indobarca”.

       Berawal dari rutinitas saya membeli tabloid SOCCER, saya mulai mengetahui Indobarca. Sekitar tahun 2009, waktu itu di tabloid tersebut rutin ada sebuah rubrik yang membahas tentang fans club sepak bola yang ada di Indonesia. Maklum saja, seiring perkembangan dunia teknologi & informasi, perkembangan fans club sepak bola pun mulai menggeliat waktu itu. Pada rubrik tersebut, ada satu ulasan yang menarik minat saya, adalah ulasan mengenai kegiatan futsal Indobarca, yang waktu itu digelar di Hanggar Futsal, Pancoran. Dari situ mulailah terbersit keinginan saya untuk bergabung bersama Indobarca. Kebetulan saat itu saya juga tengah bekerja di Jakarta. Menurutku, keadaan waktu itu akan mempermudah saya bergabung bersama Indobarca. Tetapi, hal tersebut urung terlaksana, karena ternyata saya harus berhenti kerja dari tempat saya bekerja waktu itu.
Berhenti bekerja, otomatis saya harus pulang ke kampung halaman di Purwakarta. Sayangnya, waktu itu di Purwakarta belum ada komunitas fans club FC Barcelona. April 2010, saya baru kembali mendapatkan pekerjaan, di Bandung. Bandung salah satu kota besar di Indonesia. Pikirku, pasti di Bandung sudah ada Indobarca. Dari situ saya mulai mencari informasi mengenai keberadaan Indobarca di Bandung. Facebook yang saat itu tengah populer, menjadi media yang saya manfaatkan untuk mencari informasi tentang keberadaan Indobarca. Entah mulai kapan, saya akhirnya gabung di grup Facebook Indobarca.
Tergabung di grup Facebook Indobarca, saya mulai mencari orang-orang yang berdomisili di Bandung dari grup tersebut. Sampai akhirnya kenal dengan salah satu admin di grup tersebut yang ternyata domisili di Bandung, yaitu Teh Astri Novia. Teh Astri akhirnya berinisiatif untuk mengumpulkan urang Bandung yang ada di grup Facebook Indobarca kedalam sebuah grup baru. Grup baru tersebut berisikan urang Bandung yang sebelumnya ada di grup Facebook Indobarca (Pusat). Grup Facebook baru tersebut adalah cikal bakal berdirinya Indobarca Chapter Bandung. Karena dari situlah kami mulai berkomunikasi lebih intens, lebih akrab meskipun kami belumpernah saling ketemu satu sama lain. Sampai akhirnya kami memutuskan untuk menggelar sebuah pertemuan, semacam kopdar. Kami sepakat memilih tanggal 31 Oktober 2010 sebagai tanggal yang ditentukan untuk kopdar kami, dan bertempat di Toko Buku Ultimus daerah Jl. Jakarta yang merupakan milik dari Bang Denai, salah satu member aktif di grup Facebook.

Peserta Kopdar Pertama Indobarca Chapter Bandung, Abah Dankur, Kemes, Bang Denai, dan Teh Astri.

       Ekspektasi saya waktu berangkat mau kopdar adalah, bakal ketemu banyak orang baru yang sebelumnya aktif di grup Facebook. Tetapi, kenyataannya yang datang pada kopdar itu hanya empat orang, jauh dari harapan saya tentunya. Empat orang tersebut adalah Abah Dankur yang sengaja datang dari Cikarang, tempat dia bekerja, Teh Astri yang akhirnya saya ketahui tinggal di daerah Ujung Berung, Bandung Timur, Bang Denai sang tuan rumah dan saya sendiri yang datang kesana naek Angkot dari Cimahi. Luar biasa emang perjuangan untuk silaturrahmi ini. Dengan hanya empat orang yang kumpul, tidak menyurutkan tekad kami untuk mengibarkan bendera Indobarca di Bandung. Dari situ, justru memantik semangat kami untuk mengajak semakin banyak urang Bandung yang menyukai Barca untuk bergabung.
Setelah kopdar tersebut, kami menjalin komunikasi lebih intensif dengan anggota grup Facebook. Dengan kembali mengajak mereka untuk mengadakan pertemuan, kalo bisa sambil nobar. Awalnya kami merencanakan untuk nobar El Clasico tanggal 29 Nopember 2010, tanggal spesial karena saat itu Barca tengah ulang tahun. Sayangnya, karena masih kekurangan orang rencana nobar pun gagal. Padahal, di pertandingan tersebut Barca menang meyakinkan atas Real Madrid, Barca menang 5-0. Selain Teh Astri, Abah Dankur dan Bang Denai, ada Kelly dan Esther yang lumayan aktif di grup Facebook. Bahkan Kelly dan Esther menjadi dua orang yang paling bersemangat untuk mengajak kami menggelar nobar.
19 Desember 2010 akhirnya kami bisa menggelar nobar, pada pertandingan melawan Espanyol bertempat di KFC Dago. Disitu, saya mulai mengenal Mang Sandi, Mang Derra, Kang Yudi, Bayu, Dedi Alnando. Selain itu, di nobar ini juga kami kedatangan teman-teman dari Indobarca Jakarta, ada Ferry, Ibnu Marpaung, Mike, Rizky, Heru, Om Yudi, Bang Victor dan istrinya. Acara nobar berlangsung seru, meskipun saya sempat kebingungan ketika teman-teman yang lain mulai menyanyikan Cant Del Barca. Senang rasanya bisa bertemu bersama teman-teman baru sesama fans Barca.

Nobar Pertama Indobarca Chapter Bandung

       Setelah itu, setiap pertandingan Barca yang disiarkan langsung kami selalu nonton bareng, tak ada satu pertandingan pun yang kami lewatkan. Meski waktu itu yang datang nobar hanya beberapa orang. Tak ada sedikitpun rasa pesimis pada diri kami masing-masing terhadap perkembangan komunitas ini. Berawal hanya sekitar belasan orang perlahan Indobarca Chapter Bandung mulai tumbuh. Member-member baru pun mulai banyak bergabung.
Final Liga Champion 2011 menjadi hajatan besar pertama kami, seperti biasa kami menggelar nobar di KFC Dago yang seolah-olah telah menjadi homebase nobar kami waktu itu. Diluar perkiraan kami, orang yang datang untuk nonton bareng ternyata membludak, melebihi kapasitas tempat nonton bareng. Tetapi, syukurnya dengan jumlah orang yamg datang lebih dari dua ratus orang, pelaksanaan nonton bareng berjalan cukup aman. Hal yang patut kami syukuri lebih adalah keberhasilan Barca meraih gelar keempat di Liga Champon, yang kali ini kembali diraih di Wembley.

Suasana nonton bareng Final Liga Champions 2011 FC Barcelona Vs Man. United

       Final Liga Champions 2011 adalah berkah bagi Indobarca, karena dari sinilah Indobarca Chapter Bandung mulai banyak diketahui fans Barca di Bandung. Di Indobarca Chapter Bandung kami menerapkan sikap-sikap yang sewajarnya diterapkan pada sebuah Fans Club sepak bola, yaitu respek dan fair play. Pantang bagi kami menyanyikan chant-chant provokatif, karena bagi kami jika kami ingin dihormati oleh pihak-pihak lain maka kami harus menghormati terlebih dahulu pihak lain. Bagi saya, bangga telah menjadi saksi perjalanan Indobarca di Bandung, mengenal orang-orang hebat di Indobarca. Dirgahayu Penya Barcelonista Indobarca, tetaplah menjadi rumah yang nyaman bagi fans Barca di Indonesia. Sekali Indobarca, tetap Indobarca #KITAINDO8ARCA

 

artikel ditulis langsung oleh Rahmat mauludin / Mario Kemes

Share

Henri Prakoso

 

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip