X
Menu
X

Page 4

Memahami Rivalitas Barça dan Real Madrid

Sebagai penyuka tim, sama halnya seperti semua fans sepakbola dimuka bumi ini kita memiliki rasa yang sama, tidak pernah menyenangkan melihat rival kita berpesta. Setiap musim keinginan kita selalu sama, Barça dapat menyapu semua gelar dan Madrid nol gelar, tidak ada yang lebih baik selain ini. Namun demikian rasanya kita juga perlu mengontrol sikap kita demi nama baik supporter Barça itu sendiri di mata supporter lain.

Biarkanlah mereka berpesata dahulu, hormatilah pencapaian Real Madrid meskipun itu menyakitkan. Kalopun pada akhirnya tetap tidak bisa mengontrol hati, cobalah untuk berargumen dengan cara-cara yang lebih elegan dan terpuji dengan data-data yang lebih elok disajikan ketimbang argumentasi subyektif. Mungkin argumentasi subyektif tidak akan bermasalah seandainya dilakukan bukan saat Madrid jadi juara.

Akhir kata, beginilah rivalitas sepakbola jika tidak siap melihat rival juara lebih baik keluar dari pusara rivalitas ini. Harusnya kita lebih bersyukur atas raihan double winners musim 15/16, ini adalah prestasi terbaik yang masuk akal dicapai Barça musim ini, karena dua trofi lebih baik daripada satu.

Pencapaian musim ini sudah maksimal dan skuad Barça saat ini cukup mumpuni untuk dapat meraih treble lagi dimusim mendatang. Tapi penulis masih merasa angan-angan seandainya Barça dapat meraih dua kali treble beruntun, walaupun untuk mencapai treble di eropa saja sudah sangat sulit, karena terbukti hanya 7 klub yang mampu melakukan itu dan hanya Barça yang mampu  dua treble winner.

Lalu bagaimana kita menuntut back to back treble? Jika masih tidak percaya bahwa treble itu sangat sulit, silahkan pembaca tanya sendiri kepada presiden Real Madrid saat ini, Florentino Perez, Mengapa tim yang begitu kuat di eropa dengan 11 trofi Liga Champions dan kondisi keuangan sangat mewah tapi belum pernah treble winners? Bahkan 11 trofi Liga Champions hanya kali diiringi 2 trofi La Liga dimana 5 trofi Liga Champions Barça selalu bersanding dengan trofi La Liga”.

Istian Januar

Seorang yang selalu belajar untuk menulis lebih baik - menulis menggunakan hati dan fakta bukan euforia berlebih semata 

You Might Also Liked

Kalah di San Mames pada Pertemuan Pertama (2-1) Highlights: Liga Champions – Borussia Monchengladbach vs FC Barcelona (1-2) Susah Payah Menang di Borussia Park (1-2) Undian Liga Champions, FC Barcelona di Grup C Review Barça di La Liga Musim 2015/16 FC Barcelona Rengkuh Titel La Liga ke-24 di Kandang Granada Drama La Liga di Jornada Akhir Menangkan Derbi Barceloní, Barça Tatap Laga Pamungkas
Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip